Cahaya Jendela

Setiap ku tengok akan bening kacamu, terpantul cahaya kemerahan menembus. Detik berjalan engkau semakin merah, aku tepat di depanmu, ku sibak kain putih yang seolah mengahalangi. Detik semakin berlalu, entah kenapa kehadiranmu hilang, tinggal sejengkal lagi ku mampu merasakan indah warna dan auramu. ku tunggu kau besok tepat di jam, di tempat, di titik berdiri yang sama.

1 comments:

 

Blogger news

Blogroll

About